Foto:*
===========================================================
From: xxxxxx Sent: Thursday, November 29, 2007 5:52 PM
To: yyyyyy Subject: RE: Under Siege at Peninsula Hotel in Makati
Hi all, It appears that all the three of us are safe & sound…being quite far away from the situation now. Jacky & Gatot are on their way to Jakarta from Singapore now. Ricardo in Cebu so it’s an island, not peninsular
So..no worries.
Cheers,
xxxxxxx
===========================================================
petikan email dari atasan saya yg mengabarkan kami semua safe dan terhindar dari penyekapan sandera oleh tentara pemberontak di Hotel Peninsula Makati City Manila [29 November 2007]
Thanks God, begitu saya tahu kalau saya meninggalkan [check out] hotel The Peninsula Hotel Distrik Makati Manila beberapa menit sebelum sekelompok pasukan menduduki di hotel ini & berupaya kudeta pada pemerintah yang sah [29 Nopember 2007] dan enam jam kemudian pasukan pemerintah menyerbu lobby hotel [lihat KOMPAS & Pikiran Rakyat 30 Nopember 2007 dan link-link tayangan liputan via Liputan6 SCTV & Youtube dibawah].
Saat saya sudah sampai di bandara Ninoy Aquino Manila, kolega kantor saya Silvi mengirimkan pesan pendek menanyakan kondisi dan dimana saya posisi saya serta memberitahukan ada berita bahwa hotel tempat saya menginap sedang ada pendudukkan & upaya kudeta oleh sekelompok pasukan.
Beberapa saat mendarat di Bandara Changi Singapura, pesan pendek dari atasan saya pun masuk menanyakan status keberadaan kami [kebetulan ada saya bersama 2 rekan sedang bertugas di Filipina] dan meminta untuk cepat meninggalkan hotel tersebut. Saya pun mem-reply smsnya memberitahukan saya dan Pak Gatot Mardianto sedang dalam penerbangan pulang ke Jakarta serta rekan yang lain [Pak Ricardo AHN] berada di Cebu Filipina.
Thanks God , saya keluar dari hotel beberapa menit sebelum kedatangan sekelompok pasukan pimpinan pemberontak seorang perwira tinggi berpangkat Brigadir Jenderal Danilo Lim & Senator Antonio Trillanes, kalau tidak saya pasti tertahan dan semua jadwal penerbangan berantakan serta ditambah kecemasan karena ketidakpastian kondisi tersebut pada saat itu, juga ditambah pemberlakuan jam malam pada hari itu.
Jadi teringat pohon natal besar yang baru selesai dipasang setinggi 8 meter di lobby hotel, mungkin hancur diterjang panser pasukan pemerintah Filipina saat masuk menerobos lobby hotel untuk menyerang pasukan pemberontak [lihat tayangannya di link dibawah ini].
Dalam dua bulan terakhir ini, antara kunjungan saya pertama ke Manila ini (September 2007) dan kunjungan ke dua saya juga terjadi ledakan bom di daerah Mal di sekitar Makati (Glorietta).Pada kunjungan ketiga saya ini, beberapa hari lalu juga tejadi bom di dekat Manila yang menewaskan anggota parlemen.
Berikut hasil scanning billing hotel saya tanggal 29 Nopember 2007 saat check out [lima belas menit sebelum meninggalkan The Peninsula Manila].
Saya sertakan beberapa liputan audio visual dari Liputan6 SCTV & Youtube:
http://www.liputan6.com/news/?id=151466&c_id=9
http://www.youtube.com/watch?v=FwVTYtnpbWM&feature=related
* http://www.youtube.com/watch?v=O8zx-LaxT18&feature=related
http://www.liputan6.com/luarnegeri/?id=151476
http://www.bbc.co.uk/indonesian/news/story/2007/11/071129_philippines.shtml
Source: http://www.youtube.com/watch?v=O8zx-LaxT18&feature=related
Source:http://www.youtube.com/watch?v=FwVTYtnpbWM&feature=related
JM & 2tea (baca Tuti, istri JM) The Peninsula-Manila (Sept 08)


