Kuil Yasukuni atau Yasukuni Jinja begitu orang Jepang Jepang menyebutnya ini memang tidak asing bagi saya . Di kuil ini,beberapa tahun silam pernah menjadi berita internasional saat PM Jepang (saat itu) Junichiro Koizumi mengunjungi kuil ini dan mengadakan penghormatan pada tentara Jepang yang gugur pada Perang Dunia II dan negara tetangga Jepang pun sontak protes keras atas tindakan penghormatan ini sehubungan dengan sejarah yang pernah mereka alami.Dan gayungpun bersambut, saat kolega saya di kantor Tokyo mengirimkan email bahwa ada festival tahunan di kuil ini (13-16 Juli 2009, sampai pukul 22.00).
Ada beberapa penyedia jasa (operator) kereta api di Jepang, salah satunya yang terbesar yaitu JR (Japan Rail). Terkadang masing-masing operator kereta api memiliki stasiunnya masing-masing. Di daerah Tamachi sendiri ada tiga statiun yang terpisah satu dengan yang lain.

Karena o karena yang mengoperasikan ke dua jalur (line) tersebut adalah dua operator yang berbeda dan mempunyai stasiun yang berbeda meskipun pada satu daerah (Ichigaya). Sama seperti di Tamachi yang memiliki tiga stasiun kereta api pada tempat yang berbeda.

Saya hanya punya waktu sekitar 45 menit, karena tepat 22.00 waktu setempat acara festival akan ditutup, so jadi gak sempat nyoba-nyoba aneka jajanan di stan-stan tersebut…langsung potret sana potret sini (sok fotograper gitu).
Sesaat saya melihat ada di sisi kanan dekat deretan lampion, ada riuh reda kedengaran suara orang-orang berpromosi dengan pengeras suara.
Langsung saja saya, belok ke arah tersebut.




Ehm, pasti sudah tidak sabar ya melihat video pertunjukkannya ya … sebentar sebentar saya pasangkan lajar tantjep-nya (ehm jadi ingat jaman dulu waktu kecil nonton film misbar (baca gerimis bubar) yang pakai layar tancep dengan proyektor yang mobile dengan mobil beneran Land Rover punyanya BKKBN yang sambil puterin fim disambung film program pemerintah Keluarga Berencana ….wuih jadoel pisan!
Oh ya seperti biasa setelah potret sana dan potret sini, lanjut dengan narsis time (alias potret diri sendiri) … kl sudah begitu biasanya penduduk lokal menawarkan diri untuk memotret saya. Kalau sudah begini, sebagai penghormatan saya mempersilahkan mereka untuk mengambil gambar saya dan “Jpreeettttt!“.
Dan apapun hasil jepretannya, biasanya saya mengapreasi hasil pemotretan dan mengucapkan terima kasih! Kalau masih kurang puas dengan hasil jepretan mereka, ya saya narsis time lagi. Seperti yang saya katakan tadi, apapun hasil jepretan mereka, saya selalu menghargai itikad baik mereka. Dan itikad baik seperti ini juga berlaku sesama traveler baik yang traveling seorang diri atau berpasangan, yang lazimnya saling menawarkan bantuan untuk saling memotret .
Dan ada pengalaman yang unik yang saya dapatkan khususnya saat dibantu untuk difoto oleh pemuda lokal Tokyo yang saya alami saat perayaan Mitama Matsuri ini. Apa uniknya (baca geloknya/usilnya mereka)?
Jadi saat saya sudah bersiap-siap dengan pose maksimum dan “Jpreeett!” ternyata setelah selesai mereka foto dan pergi, saya baru sadar teman2xnya ikut jadi background foto saya …. siaul (btw jad lucu juga he2x …) seperti foto-foto sbb:


Ada satu hal yang bisa dipelajari dari kunjungan saya ke festival ini. Festival yang merupakan bagian dari tradisi budaya lokal baik tari-tarian, prosesi upacaranya, aneka pertunjukkan rakyat (tradisional) serta jajajan tradisionalnya inipun tak kurang menarik minat kaum muda Tokyo yang sangat dan sangat akrab dengan moderinasi,
mereka tetap mau terintegrasi dengan budaya lokal baik dari pakaian tradisional yang dikenakannnya ataupun saat menikmati berbagai macam hiburan/acara tradisional lainnya… sampai-sampai saya hampir tidak menyadari bahwa perhelatan festival dengan berbagai atraksi tradisional (hiburan rakyat ini) diselenggarakan di kota yang menduduki peringkat teratas (baca termahal) kategori tingkat biaya hidup di dunia (berdasarkan hasil survei bulan Juli 2009).
Thank you for sharing this
Dari beberapa kenalan kami yang orang Jepang, saya kagum betapa mereka begitu bangga dan menjunjung tinggi adat istiadat lama walaupun sekarang negara Jepang itu merupakan negara maju yang berorientasikan pada kemajuan teknologi…..
Nice pictures