Nadi bandara Changi berdenyut kencang lagi,
pukul lima sudah, sang surya pun belum bangkit dari peraduannya.
Toko-toko yang enggan beroperasi 24 jam mulai genit merias diri,
saat para penumpang semburat keluar dari perut pesawat
membanjiri fasilitas internet gratis tuk bertukar kabar.
Mata, otak ini, psikis pun sontak sinkron dengan denyut nadi sekitar.
Belum sampai satu jam berlalu … saat kritis itu ada,
di mana mata mulai terkatub perlahan hampir 80%…90%, 97%…
Ah Tidak! Lalu kaki kupaksakan melangkah susuri jalur-jalur di terminal 2
yang biasa ramai lalu lalang penumpang … Sangat Kontras!
Sepi … nyaris tak bernyawa, sungguh suatu perjuangan
tuk bebas dari hasrat mata ini, meski berpejam sejenak sekalipun.
Namun ini lebih baik, daripada terbuai dengan bunga tidurku
di saat pintu pesawat ditutup dan lepas landas meninggalkanku.
Ah Tidak!”
Selamat pagi! Have a nive long weekend!
It’s time to boarding. See Ya!
@Changi AP. Saturday, November 28, 2009 at 5:23am
Discussion
No comments yet.