

Akhirnya pecah telur juga, satu artikel saya dimuat Majalah Selular edisi Nopember ini halaman 110 setelah hampir 1 tahun vakum dari dunia tulis menulis lantaran “terjebak” dengan rutinitas kerja. Ya, setidaknya tradisi sejak tahun 2005 untuk menulis minimal satu artikel untuk media cetak setiap tahun terpenuhi sebelum berakhirnya tahun ini.
Ini bukan kuantitas dan target kegiatan menulis yang harus dicapai, namun bagaimana otak ini bisa dipacu untuk berkarya dan berkontribusi kepada orang lain. Kelihatannya idealis sekali ya? Ehm mulai dari hal kecil dan berusaha sedikit demi sedikit lama-lama yang semula terlihat idealis menjadi realistis … gak percaya? Coba saja deh. Bagaimana mimpi menjadi kenyataan kalau selalu merasa mimpi adalah mimpi bukan menjadi visi? Kuncinya hanya satu “Plan what you want to do and … do what you plan ….that’s it!“
Jadi teringat waktu pertama kali menulis artikel beberapa tahun silam, banyak ide-ide yang bersliweran di pikiran dan terus menerus tanpa pola … lalu ambil pena dan tuangkan bisa dalam bentuk kerangka konsep beserta tujuannnya kemudian langsung tuangkan dan biarkan mengalir. Masih jelek dan tidak beraturan? Santai saja nanti juga ada fase untuk pembacaan ulang [evaluasi] serta proses editting yang bisa dilakukan berulang-ulang sampai pada akhirnya tahap finishing (seperti contoh foto naskah asli yang penuh coretan editting). Semua itu butuh waktu dan melalui pembelajaran.

Foto naskah yang masih banyak coretan dan tidak henti2xnya lelah untuk diedit he2x
Saya pribadi terinspirasi pada beberapa penulis seperti Onno W Purbo & Budi Rahardjo [pakar IT], Nathanael Daljoeni [pakar geografi] , Prof. Liek Wilardjo [pakar fisika], Hermawan Kertajaya [pakar marketing], Budi Putra [mantan jurnalis Koran Tempo & praktisi Bloger], Antonius Aditya Hartanto [praktisi di bidang software & penulis buku software] serta Dahlan Iskan [CEO Jawa Pos Group].
Salah satu tip menulis yang saya ingat dari Onno W Purbo dan Nathanael Daljoeni adalah pentingnya membuat record informasi yang penting, dalam bentuk manajemen data filing, baik dalam bentuk kartu [sewaktu komputer belum populer] atau folder di komputer berdasarkan klasifikasinya. Informasi-informasi penting inilah, pada lain kesempatan dapat digunakan sebagai referensi saat menulis.
Gaya penulisan yang sederhana penyampaiannya namun sarat pengetahuan inilah yang saya sukai, diinspirasi dari artikel-artikel Hermanwan Kertajaya & Dahlan Iskan. Saya juga belajar dari Budi Putra, bagaimana beliau mengemas suatu tulisannya dengan tema tulisan yang sedang in [walau sudah ada yang menulis dengan tema tersebut] namun tulisannya tetap menarik karena tema itu ditulis dan dikaji dari sudut pandang lain dan sama sekali belum disentuh.
Sisi lain dari tulis menulis adalah semangat open source, tengok saja Budi Rahardjo & Onno W Purbo serta Antonius Aditya Hartanto yang tidak segan-segan untuk berbagi pengetahuan lewat artikel dan tutorialnya [termasuk saya dari dulu sering mengunjungi situs mereka dan juga belajar dari artikel dan tutorial mereka].
Tidak lupa juga motivasi dan kerjasama dari kolega saya yang juga penulis seperti : Antonius Aditya Hartanto, Judi Hartono [praktisi telekomunikasi], Indra Gunawan [praktisi telekomunikasi], Lukman Aribowo [jurnalis] serta Haryo Adjie S [jurnalis] yang memungkinkan saya bisa belajar menulis sampai saat ini.
Writing Is The Art. Sisi menarik dari seni tulis menulis ini adalah bagaimana mentransfer nilai/pesan ke pembaca dalam format penulisan yang sederhana. Jadi teringat suatu filosofi guru hebat, bukan karena semata-mata sang guru pintar tetapi karena kemampuannya menerangkan sesuatu yang rumit dalam format yang sederhana [sukses mentransfer pengetahuan kepada murid-muridnya].
Akhirnya, tulisan ini dibuat agar kegiatan tulis menulis menjadi karya yang dapat diapresiasikan sebagaimana mestinya dan memotivasi siapapun yang membaca tulisan ini [terutama yang belum pernah memulai menulis artikel] untuk memulai menulis tanpa harus menunda/menunggu … mulailah sekarang juga ! Proses pembelajaran akan terjadi seiring dengan berjalannya waktu. Selamat menulis