Konser TOTO

konser TOTO 2008 [Bandung]                                             
Jam 18.20 tepat saya dan istri sampai di pelataran Sasana Budaya  Ganesha (Sabuga) ITB Bandung. Maksud hati langsung  eksekusi  mekanisme FIFS (First In First Served), ee kami dan lima puluhan penonton  yang lainnya (dalam dua sab barisan kanan dan kiri gerbang masuk), malah  “dieksekusi” mendapat bonus penderitaan hampir dua  jam berdiri  di depan gerbang  masuk (karena  alasan klasik  petugas jaga: di dalam belum siap). Menjelang pukul 19.30, lantaran tidak ada separator yang disediakan panitia mengakibatkan adanya barisan penyerobot langsung merengsek ke gerbang masuk tanpa memperdulikan barisan  yang telah tersusun rapi ke belakang  dan akhirnya  antrian yang sudah tertib sebelumnya jadi berantakan.  Tepat 20.15 kami baru bisa bisa masuk meski terjadi bottle neck effect gara-gara penyerobot yang tidak mau antri tersebut. Sampai di  security check point  ada  “eksekusi tambahan” lainnya yakni botol air mineral kami harus direlakan  untuk tidak  menonton TOTO, “Botol  minuman dilarang dibawa masuk ke dalam” begitu pengumuman dari panitia. OK, pikir saya, kalau itu rule  of  the game-nya  ya harus diikuti. Dan alangkah kagetnya kami  saat  masuk ke dalam, ada SPG dari perusahan minuman menawarkan produk mereka minuman botolan  … “hah?”, belum lagi melihat tamu undangan pelanggan  dari sebuah perusahaan sponsor  dibagikan konsumsi plus minuman kalengnya, “wah2x”  bagaimana dengan rule of  the game kepada kami  yang telah dilucuti botol minuman air  mineral  kesayangan kami sebelum masuk gedung Sabuga tadi? 

Begitu bisa masuk ke dalam ruangan pertunjukan   langsung  mencari  tempat yang paling strategis (mumpung karcis kami: VVIP)  dan dapat di deretan kursi ala theather (satu-satunya deretan kursi-kursi VVIP  (tidak  ada labelnya undangan) , sedangkan deretan berikutnya diperuntukkan untuk undangan lengkap dengan label keterangan di kursinya) . Jadi kami duduk pas di deretan kursi yang  persis  satu level lebih atas dan di depan meja sound & lighting control pertunjukan   (benar-benar tepat pada   level  pandangan mata manusia normal, memandang ke panggung). Saat dudukpun saya mulai melakukan mapping posisi penonton berdasarkan tempat duduk mulai dari VVIP + Undangan, VIP, Kelas 1  dan sampai ke Festival area saya  rada kaget … karena  terletak di sisi kiri dan kanan panggung bukan tepat di depan/bibir panggung sebagaimana lazim-nya. Bisa dibayangkan,  untuk peserta kelas festival yang terhimpit  ke sisi paling pojok kiri/kanan kemungkinan besar tidak bisa  melihat dengan jelas ke panggung … lha ketutup sound system-nya yang gede itu. Teringat  True Worshipers Concert beberapa waktu silam  yang perform juga di Sabuga , saat  itu dioperasikan   dua  screen  raksasa  untuk menjamu  penonton  yang sudut  pandangan-nya  sempit  atau tidak melihat sama sekali ke sisi panggung dan contoh  lainnya  ya waktu  wisuda dulu di  ITB  (tempat sama, di Sabuga)  juga pakai  big screen … masak konser dengan grup dunia seperti ini  malah   big  screen tersebut  tidak ada 😦

Sambil menunggu, saya  mulai  memperhatikan bule-bule (sound engineer & lighting engineernya TOTO) bekerja. Diam-diam saya mengapreasiasikan kerja mereka mulai dari persiapan sampai saat TOTO beraksi di panggung.

Bule bertopi, busana casual plus celana setengah lutut  (bersepatu Adidas) dengan kaos kaki putih semata kaki  ini bertugas untuk lighting control (lihat foto kiri bawah), wuih seru! Bagaimana tidak, tangannya lincah  dengan menggeser maju mundur beberapa tombol panel untuk terus memainkan sinar  lampu itu  menari-nari mengikuti  irama dari musik TOTO sampai pada level dinamiknya sekali pun  … permainan lampunya membuat sinar lampu seperti punya roh terhadap  aksi  panggung TOTO  begitu saat klimaks sampai closing-nya  begitu sempurna! Begitu juga paduan warna sinar  lampu  kuning, biru, hijau, merah, violet de es be (baca dsb 🙂 )    menyapu drum set  yang transparan serta  membiarkan pancaran sinar lampu menembus & memantulkan pesona warnanya… wow.

Bule lain (sound engineer) dengan balutan kaos, bercelana selutut serta cukup minimalis  dengan sepeda eh sandal gunungnya (lihat foto kanan atas), sibuk melihat  panel-panel sesekali  jongkok melihat  angka-angka yang tertera di monitor yang bergerak di range angka 70-75an  (kira2x apa  ya  … apa  parameter itu dalam satuan db?). Nah si bule sang sound engineer ini, tentu saja  indra pendengarnya  menjadi  senjata kepekaaan yang handal. Saya perhatikan  saat pergantian permainan solo dari lead guitar ke  keyboard, drum, guitar & bass-nya terasa smooth melalui  putaran tangannya yang lembut dan presisi seberapa level kenaikan/penurunan volume instrumen yang dimainkan TOTO pada panel mixer-nya. Ada lagi satu perangkat di atas mixer  tersebut  yang cukup menarik perhatian saya yakni iPod Nano warna putih …  ternyata   perangkatan besutan Apple ini  menyimpan playlist  lagu-lagu yang diputar sebelum dan  sesudah show TOTO.

Terus bagaimana dengan TOTO-nya Bos?  Ooops …. sabar  ya  …. sudah jam 02.00 dinihari nih, besok  ya  saya  sambung lagi  sudah  mengantuk nih  karena  kecapekan berdiri  tadi masuk ke konser-nya TOTO he2x (cari alasan 😉  ). Besok  ya  saya  lanjutin lagi ya.

Di Sabtu sore yang agak mendung [15 Maret 16:07], duduk seorang  manusia  ganteng  yang telah berjanji melanjutkan cerita konser TOTO semalam. Lanjutin lagi  ya tentang konser TOTO semalam (bertajuk Falling In Between Live), lengkap dengan formasinya: Steve Lukather (lead guitar), Simon Philips (drum), Bobby Kimball (vocal),  Greg Phillinganes (keyboard), Tony Spinner (guitar), Leland Sklar (bass). Konser  dimulai, ditandai sinyal sinar senter kecil dari crew TOTO di samping panggung ke arah  sound engineer dan lighting engineer, pertanda  show akan dimulai  sebentar lagi dimulai. Konser dibuka dengan intro lengkingan gitar  Steve ini, langsung menggebrak dengan beat-beat  keras disusul oleh lima personil lainnya. Performansi yang menyunguhkan kombinasi nuansa nostalgia dengan hit  lawas-nya Africa, Rossana dan kembali  dilanjutkan dengan hentakan-hentakan musik lagu berikutnya   … sama sekali terlihat jelas performa yang enerjik dan stamina yang ok  lewat geberan lima belas-an lagu  mereka. Saya perhatikan khusus Steve hampir  tiap  lagu ganti gitar (mungkin biar dilap dulu oleh crew-nya karena keringat) dan  Steve  sendiri beberapa saat merengkuh handuk untuk mengelap keringat mungkin akibat panas sapuan lampu panggung (kalau tidak salah  hitung gitar yang dipakai Steve: 3 buah gitar elektrik dan 1  gitar akustik) .

Saya sih  tidak begitu  nge-fans banget & hafal  dengan lagu2xnya semuanya …  ya  penganut  easy listening  aja  (bukan untuk nyanyi-nya  euy). Saya sendiri  suka dan pertama kali  kenal TOTO saat teman saya kuliah dulu (Roy) naksir Lia (teman saya  juga) dan tiap hari si Roy ini  putar lagunya  TOTO “Lea” (baca: Lia) dedicated to his lovely target he2x  (masih target coy). Eh, kok  nglantur  ya … back to laptop he2x

Beberapa hal yang  saya  suka dari penampilan mereka semalam adalah selain kemapuan bermusik yang impresif, yakni distribusi performansi  tidak hanya berpusat pada sang gitaris Steve Lukather sing pancen oye. Penonton disuguhi  kemampuan bermusik dan olah vokal dari pemain lainnya  yang saling bersinergi secara smooth. Saya perhatikan selain Bobby Kimball yang memang  job description sebagai vokalis, Greg Phillinganes, Tony Spinner serta Steve Lukather turut unjuk olah vokal-nya.

Jam session yang sudah  menjadi tontonan menarik di sebuah  konser tidak lupa  disuguhkan secara menarik oleh keenam personil grup ini. Dimulai  dari jam session setiap pemain (dimulai  permainan  improvisasi yang impresif Greg Phillinganes pada tuts tiga keyboardnya), lanjut dengan duet jam session (antar dua pemain, he2x istilahnya  bener gak ya, cmiw) dan secara medley jam session yang saling bersaut-sautan sama  lain yang harmoni dan enerjik. Akhirnya sampai pada penghujung konser  yang ditutup dengan kesan saya pribadi : PUAS!! Saya lihat, saya belajar bagaimana grup dunia  ini bekerja dalam sebuah industri showbiz termasuk melihat orang-orang yang bekerja  di belakang panggungnya. [Inzet, bawah] >> tiket  Konser TOTO di Bandung [World Tour 2008] maaf, baru saya scan setelah konser so tampilannya  acak adut.

konser TOTO Bandung 2008

Advertisements

Kaget! & … senang [Thanks]

80_-jmwap-service_master_wordpress.jpg 

He2x kaget dan senang  juga  ternyata situs wap saya  yang dulu sekali  (sekarang telah migrasi &  bertansformasi menjadi http://wap.jmzacharias.com)  digunakan  untuk menguji koneksi data  mobile phone dalam review   Majalah SELULAR : http://www.selular.co.id/review/5id8.html  .

Thanks/maturnuwun/danke/terima kasih untuk rekan2x mengapresiasi wap  service  ini yang notabene  ide awalnya  saya  buat  untuk kebutuhan sendiri  berkaitan info/database kuliner (tempat makan enak) & tempat  jalan-jalan yang  ok untuk dikunjungi ini dibuat dalam format  yang memungkinkan dapat diakses dengan nyaman via ponsel GPRS/3G/3.5G dan akhirnya  dapat juga digunakan  bagi siapa saja  yang membutuhkan.

THANK GOD

Manila Peninsula Incident 29 2007

Foto:*

=========================================================== 

From:                     xxxxxx      Sent:                      Thursday, November 29, 2007 5:52 PM

To:                          yyyyyy      Subject:                 RE: Under Siege at Peninsula Hotel in Makati 

Hi all, It appears that all the three of us are safe & sound…being quite far away from the situation now. Jacky & Gatot are on their way to Jakarta from Singapore now. Ricardo in Cebu so it’s an island, not peninsular 🙂 So..no worries. 

Cheers,

xxxxxxx

=========================================================== 

petikan email dari atasan saya  yg mengabarkan kami semua  safe dan terhindar dari penyekapan sandera oleh tentara pemberontak di Hotel Peninsula Makati City Manila [29 November 2007]

Thanks God, begitu saya tahu kalau saya meninggalkan [check out] hotel The Peninsula  Hotel Distrik Makati Manila beberapa menit sebelum sekelompok pasukan menduduki di hotel ini & berupaya kudeta pada pemerintah yang sah [29 Nopember 2007] dan enam jam kemudian pasukan pemerintah  menyerbu lobby hotel [lihat KOMPAS & Pikiran Rakyat 30 Nopember 2007 dan link-link tayangan liputan  via Liputan6 SCTV &  Youtube dibawah].

Saat  saya sudah sampai di bandara Ninoy Aquino Manila, kolega kantor saya Silvi mengirimkan pesan pendek menanyakan kondisi dan dimana saya posisi saya serta memberitahukan ada berita bahwa  hotel tempat saya menginap sedang ada pendudukkan & upaya kudeta oleh sekelompok pasukan.

Beberapa saat mendarat di Bandara Changi Singapura, pesan pendek dari atasan saya pun masuk menanyakan status keberadaan kami [kebetulan ada saya  bersama 2  rekan sedang bertugas di Filipina] dan meminta  untuk cepat meninggalkan hotel tersebut. Saya pun mem-reply smsnya memberitahukan  saya dan Pak Gatot Mardianto  sedang dalam penerbangan pulang ke Jakarta serta  rekan  yang lain [Pak Ricardo AHN] berada di Cebu  Filipina.

Thanks God , saya keluar dari hotel beberapa menit sebelum kedatangan sekelompok pasukan pimpinan pemberontak  seorang perwira tinggi berpangkat Brigadir Jenderal & beserta seorang senator , kalau  tidak saya  pasti tertahan dan semua jadwal penerbangan berantakan serta ditambah kecemasan karena ketidakpastian  kondisi  tersebut pada saat itu,  juga ditambah pemberlakuan  jam malam  pada hari itu.

Jadi teringat pohon natal besar yang baru selesai dipasang setinggi 8 meter di lobby hotel, mungkin hancur diterjang panser pasukan pemerintah Filipina saat masuk menerobos lobby hotel untuk menyerang pasukan pemberontak [lihat tayangannya di link dibawah ini].

Dalam dua bulan terakhir ini, antara  kunjungan saya pertama  ke Manila  ini (September 2007) dan kunjungan ke dua  saya  juga terjadi  ledakan bom  di daerah Mal di sekitar  Makati (Glorietta).Pada kunjungan ketiga saya ini, beberapa hari lalu juga tejadi bom di dekat Manila  yang menewaskan anggota parlemen.

Berikut hasil scanning billing hotel saya tanggal 29  Nopember 2007 saat check out [lima belas menit  sebelum meninggalkan The Peninsula Manila].

jmhtlbill

Saya sertakan beberapa liputan audio visual dari Liputan6 SCTV & Youtube:

 http://www.liputan6.com/news/?id=151466&c_id=9

http://www.youtube.com/watch?v=FwVTYtnpbWM&feature=related

* http://www.youtube.com/watch?v=O8zx-LaxT18&feature=related

http://www.liputan6.com/luarnegeri/?id=151476

http://www.bbc.co.uk/indonesian/news/story/2007/11/071129_philippines.shtml

Source: http://www.youtube.com/watch?v=O8zx-LaxT18&feature=related

Source:http://www.youtube.com/watch?v=FwVTYtnpbWM&feature=related

JM n 2Tea @ The Peninsula Manila

JM & 2tea (baca Tuti, istri JM)  The Peninsula-Manila (Sept 08)